MAKNA JAHILIAH DALAM AL-QUR’AN (Analisis Konsep Jahiliah Modern)

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Cahya Ravi Imamuna
Mumammad Sapil

Abstract

Penelitian ini membahas tentang apa makna jahiliah dalam Al-Qur’an dan relevansi makna jahiliah tersebut dengan perilaku-perilaku manusia pada zaman modern. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan penelitian kepustakaan (library research) dengan mengumpulkan data-data primer seperti dari Al-Qur’an, hadis, juga sumber-sumber sekunder seperti tafsir al-Misbah, tafsir al-Munir, tafsir al-Azhar, serta beberapa buku yang berkaitan dengan tema yang diteliti. Selanjutnya mengumpulkan Ayat-ayat tentang jahiliah beserta tafsirnya yang kemudian dianalisis dan dikaji. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kata jahiliah dalam Al-Qur’an mengandung makna: mempunyai perspektif yang salah, munafik, cinta dunia, mengikuti tradisi yang salah, berlebih-lebihan, mempunyai niat yang salah, keras kepala, dan sombong. perilaku manusia pada zaman modern ini yang relevan dengan konsep tersebut, yaitu percaya terhadap ramalan zodiak, merasa sial karena sesuaru, penyembahan terhadap teknologi, aborsi, melaksanakan ibadah sambil bercanda dan untuk konten media sosial, konsumsi narkoba, pungutan uang dalam berbagai perlombaan, judi olahraga, dan undian berhadiah di berbagai macam kegiatan.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Imamuna , C. R. ., & Sapil , M. . (2021). MAKNA JAHILIAH DALAM AL-QUR’AN (Analisis Konsep Jahiliah Modern). Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 1(2), 150-166. Retrieved from http://jurnal.stiq-almultazam.ac.id/index.php/muhafidz/article/view/26